Cara Daftar Sbobet BCA

Biografi singkat Carlos Dunga

| Filed under Taruhan Online

Former Brazilian football player Dunga attends the closing ceremony prior to the 2014 FIFA World Cup final football match between Germany and Argentina at the Maracana Stadium in Rio de Janeiro, Brazil on July 13, 2014.  AFP PHOTO / NELSON ALMEIDANELSON ALMEIDA/AFP/Getty Images ORG XMIT: 491717433

Former Brazilian football player Dunga attends the closing ceremony prior to the 2014 FIFA World Cup final football match between Germany and Argentina at the Maracana Stadium in Rio de Janeiro, Brazil on July 13, 2014. AFP PHOTO / NELSON ALMEIDANELSON ALMEIDA/AFP/Getty Images ORG XMIT: 491717433

Nama lengkapnya adalah Carlos Caetano Bledorn Verri, tetapi dia terkenal luas dengan nama Dunga. Dia yang lahir tanggal 31 Oktober 1963 di kota Ijui, Rio Grande do Sul merupakan mantan pemain bola Brasil yang memiliki posisi sebagai gelandang di atas lapangan, meski memiliki keturunan dari Italia dan Jerman, dan seorang Juara Dunia Brasil untuk Piala Dunia 1994.

Saat ini Dunga merupakan pelatih dari tim nasional Brasil. Julukannya dalam bahasa Portugal adalah “Dopey”, salah satu anggota dari Tujuh Kurcaci. Julukan itu diberikan oleh pamannya karena dia mengira bahwa Dunga seharusnya akan tumbuh tinggi besar.

Dunga pernah bermain di tingkat klub bagi klub Internacional (1980-1984, 1999-2000), Corinthians (1984-1985), Santos (1986-1987), Vasco da Gama (1987), Pisa (1987-1988), Fiorentina (1988-1992), Pescara (1992-1993), VfB Stuttgart (1993-1995) dan Jubilo Iwata (1994-1998). Sementara di tingkat internasional, Dunga sudah bermain sebanyak 91 kali untuk Brasil, mencetak enam gol. Selain dari keberhasilan tahun 1994, dia bermain di ajang Piala Dunia 1990 dan 1998 juga, dan menjadi kapten dalam kekalahan Brasil di tahun 1998.

Dunga belum pernah merasakan keberhasilan ketika bergabung dengan klub di Eropa, tetapi dia menikmati momen luar biasa saat membela negaranya. Dia bersinar dan memenangkan Piala Dunia 1994 dan 2 Copa America bersama nama bintang lainnya seperti Ronaldo, Romario, Bebeto, Jorginho, Branco dan juga mitra gelandang bertahannya Mauro Silva.

Dunga dianggap sebagai salah satu gelandang terkuat Brasil. Kemampuan tacklenya sangat kuat dan sering kali memenangkan perebutan bola satu lawan satu. Dia sangat tegas dalam situasi bertahan dan juga memberikan umpan luar biasa untuk membangun sebuah serangan.

Dia menunjukkan kepribadian meyakinkannya di Piala Dunia 1998 di mana dia bekerja sama dengan Bebeto di atas lapangan, selama Brasil menghadapi Moroko. Di sana, Brasil mengalahkan Moroko 3-0, dan melaju ke final meski kalah di tangan tuan rumah Perancis.

Julukannya adalah “Swartzenegger” setelah tampilan fisik dan gaya rambutnya menyerupai aktor ternama Arnold.